Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 14, 2008

Laporan Kinerja: Media Jardiknas

Gambar
media.diknas.go.id


Sistem pendidikan yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) umumnya ditentukan oleh 3 komponen strategis, komponen itu adalah SDM, Jejaring dan Konten. SDM dikembangkan melalui sejumlah pelatihan berbasis TIK (baik online maupun offline), Jejaring dikembangkan melalui jalinan infrastruktur telekomunikasi (baik kabel, nirkabel ataupun satelit), dan Konten dikembangkan melalui berbagai piranti lunak (baik sistem operasi, aplikasi multimedia, aplikasi web, maupun program intelejen artifisial). Setelah sukses mengembangkan Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional) yang menjangkau 34 kantor Dinas Pendidikan Provinsi, 462 kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, 119 Unit Depdiknas, 66 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), 30 Perpustakaan dan Museum Nasional, 93 ICT Center, dan 300 Perguruan Tinggi. Kemudian disusul sukses Pelatihan Jardiknas 2007 yang diikuti oleh 38.000 partisipan di 216 kabupaten/kota dengan e-Portofolio yang diperkirakan akan mencapai 113.000-an. Ma…

Laporan Kinerja: Pelatihan Jardiknas 2007

Gambar
pelatihan.diknas.go.id


Dilatarbelakangi oleh sebuah tantangan untuk segera meningkatkan mutu SDM (Sumber Daya Manusia) berbasis TIK yang sekaligus nantinya dapat menyangga Tiga Pilar Kebijakan Umum Pembangunan Pendidikan Nasional, yaitu: 1) Peningkatan pemerataan dan perluasan akses pendidikan, 2) Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan, dan 3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pengelolaan pendidikan. Dan kepentingan cukup mendesak sebagai institusi yang telah merintis dan mengawal investasi pembangunan Jejaring Pendidikan Nasional yang disebut Jardiknas sejak tahun 2006, dimana saat ini tercatat 34 kantor Dinas Pendidikan Provinsi, 462 kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, 119 Unit Depdiknas, 66 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), 30 Perpustakaan dan Museum Nasional, 93 ICT Center, 300 Perguruan Tinggi dan 3500 sekolah (SchoolNet) telah terhubung secara intranet dengan Jardiknas. Maka Biro PKLN memandang perlu untuk mengambil langkah stratejik dalam me…